Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan kebijakan tarif baru yang disebut sebagai “Liberation Day” (02/05/25). Kebijakan ini mencakup tarif dasar sebesar 10% untuk semua impor ke AS dan tarif timbal balik yang lebih tinggi terhadap sekitar 90 negara lainnya. Mayoritas negara di Asia yang paling terdampak, tidak mengecualikan Indonesia yang juga dikenakan tarif timbal balik sebesar 32% yang mulai berlaku pada 9 April 2025.
Beberapa negara di Asia dengan Tarif Timbal Balik Tertinggi:
– Kamboja: 49%
– Laos: 48%
– Vietnam: 46%
– China: 34%
– Taiwan: 32%
– Indonesia: 32%
– Korea Selatan: 25%
– Jepang: 24%
Reaksi China atas kebijakan tarif Trump dengan membalas tarif impor produk-produk AS sebesar 34% mulai 10 April 2025 mendatang dibalas lagi oleh Trump dengan menyatakan rencana penambahan tarif impor 50% kepada produk-produk China jika mereka tidak membatalkan rencana penambahan tarif impor balasan.
Menanggapi kebijakan ini, pemerintah Indonesia memilih pendekatan diplomatik. Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya menjalin hubungan yang adil dan setara dengan AS. Alih-alih memberlakukan tindakan balasan, Indonesia berencana mengirim perwakilan RI yakni, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani ke AS untuk membahas dan mencari solusi terbaik bagi kedua belah pihak.
Presiden Prabowo berjanji untuk mencari jalan keluar dengan mencari pasar baru dan mulai independensi ekonomi dari sistem ekonomi Amerika. Di sisi lain, Bank Indonesia berencana untuk “melakukan intervensi secara agresif” dengan melakukan intervensi instrumen keuangan, pasar spot, obligasi dan Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar valuta asing dan domestik guna menstabilkan nilai tukar rupiah yang mengalami pelemahan signifikan paska pengumuman tarif Trump.
Indonesia juga mempertimbangkan untuk meningkatkan impor produk-produk AS yang terdampak dan pemotongan pajak untuk menyeimbangkan neraca perdagangan antara kedua negara.
Pemerintahan Indonesia akan mengumumkan sikap RI tehadap tarif Trump besok (09/04/25). “Tunggu besok jam 13.00 di acara di Bank Mandiri Bapindo karena yang akan menyampaikan Bapak Presiden langsung ya. Nggak, bicara mengenai respons terhadap perekonomian termasuk terkait dengan tarif,” Ujar Airlangga. Acara ini akan dihadiri oleh Presiden Prabowo, investor dan beberapa pelaku sektor ekonomi sebagai perwakilan masyarakat.
Pemerintahan Indonesia akan terus memantau perkembangan situasi ini dan berkomitmen untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan guna melindungi perekonomian nasional serta memastikan hubungan perdagangan yang adil dan saling menguntungkan dengan Amerika Serikat.
Reference :cbsnews.com/amp/news/trump-reciprocal-tariffs-liberation-day-list
timesnownews.com/world/donald-trump-chart-of-death-tariffs-global-markets-us-eu-asia-stocks-fall-10-big-numbers-article-151366969
news.detik.com/berita/d-7858481/strategi-presiden-prabowo-hadapi-tarif-trump-untuk-ri