AS vs China Makin Panas! Kebijakan Ini Tanda Trump Mulai Kehabisan Jurus?

Ketegangan perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok masih berlangsung dan bahkan menunjukkan eskalasi. Pemerintahan Trump telah menaikkan tarif impor terhadap produk Tiongkok hingga 145%, sementara Tiongkok membalas dengan tarif 125% terhadap barang-barang AS. 

Langkah-langkah terbaru termasuk pertimbangan AS untuk menghapus hampir 300 perusahaan Tiongkok dari bursa saham AS, serta larangan Tiongkok terhadap impor pesawat Boeing. Tindakan ini meningkatkan ketidakpastian pasar dan mendorong investor mencari aset safe haven seperti emas.

Selain itu, pelemahan dolar AS turut mendukung kenaikan harga emas, karena investor mencari alternatif investasi yang lebih stabil.

 

Harga emas saat ini berada di sekitar $3.270 per ons, mendekati rekor tertinggi sebelumnya di $3.245.FXEmpire

Indikator teknikal menunjukkan:

  • RSI (Relative Strength Index): Berada di atas 70, menandakan kondisi overbought, namun belum ada sinyal pembalikan tren.

  • Moving Averages (MA): Harga berada di atas MA 20 dan MA 50, menunjukkan tren naik yang kuat.

  • Bollinger Bands: Harga mendekati upper band, menunjukkan volatilitas tinggi dan potensi kelanjutan tren naik.

Beberapa analis memperkirakan koreksi jangka pendek menuju area support di $3.205 sebelum melanjutkan kenaikan menuju target di atas $3.335.

 

Kesimpulan: Apakah Ketegangan Perang Dagang Mulai Menurun?

Saat ini, belum ada indikasi bahwa ketegangan perang dagang antara AS dan Tiongkok mulai mereda. Sebaliknya, tindakan saling balas tarif dan kebijakan perdagangan menunjukkan eskalasi konflik. Hal ini meningkatkan permintaan terhadap emas sebagai aset safe haven.Reuters

Reference : 

Shopping Cart