Safe Haven Melemah! Gencatan Senjata Bikin Emas Berpotensi Terkoreksi Hingga $3.250!

Harga emas global terjun hingga 2% pada Selasa (25/6), mencapai posisi terendah dalam lebih dari dua pekan di angka US$3.319,96 per ounce. Penurunan tajam ini terjadi setelah diumumkannya gencatan senjata antara Iran dan Israel, yang tercapai berkat upaya diplomatik intensif Presiden AS, Donald Trump, serta tekanan dari komunitas internasional. Meredanya ketegangan geopolitik menyebabkan penurunan minat investor terhadap aset safe haven seperti emas dan mulai beralih ke aset berisiko seperti saham. Menurut Peter Grant, Wakil Presiden Zaner Metals, “pasar kini berada dalam mode risk-on setelah tekanan geopolitik mulai mereda.”

Meski gencatan senjata antara Israel dan Iran telah diumumkan, ketegangan di Timur Tengah belum menunjukkan tanda-tanda akan kestabilan antara kedua negara. Kurang dari tiga jam setelah pengumuman, Israel menuduh Iran meluncurkan dua rudal ke wilayah utaranya, yang dinilai sebagai pelanggaran terhadap perjanjian gencatan senjata.

Sebagai respon, Israel sempat mempertimbangkan aksi balasan, namun akhirnya menyatakan menahan diri setelah menerima tekanan diplomatik dari Presiden AS Donald Trump untuk meredakan eskalasi. Di sisi lain, Iran membantah telah melakukan serangan apa pun setelah kesepakatan gencatan diumumkan, dan menyatakan bahwa mereka tetap mematuhi komitmen damai tersebut.

Peran China dan Amerika Serikat sebagai aktor diplomatik utama semakin menonjol dalam konflik Israel–Iran. Beijing menyatakan dukungan penuh kepada Iran untuk mencapai gencatan senjata permanen, setelah muncul tuduhan pelanggaran kesepakatan dari pihak Israel. Hal ini disampaikan langsung oleh Menlu China Wang Yi kepada diplomat Iran Abbas Araghchi (24/06).

Meski harga emas saat ini mengalami tekanan akibat meredanya konflik geopolitik, ketidakpastian situasi di Timur Tengah dan dinamika diplomasi global masih menjadi faktor penting yang dapat memicu volatilitas pasar dalam waktu dekat. Investor emas diimbau untuk tetap waspada terhadap perkembangan terbaru, karena ketegangan yang belum sepenuhnya mereda berpotensi mengembalikan permintaan terhadap aset safe haven seperti emas. Dengan campur tangan aktif dari Amerika Serikat dan China, dunia kini menunggu apakah gencatan senjata ini benar-benar bisa bertahan — atau justru memicu lonjakan baru dalam harga komoditas global.

 

Shopping Cart